Daftar Blog Saya

Rabu, 05 Oktober 2016

Wisata Angklung Saung Udjo, Sejarah Angklung, Alat MusikTradisional

Angklung berasal dari, Alat Musik Bambu, Alat musik tradisional, Angklung Mang udjo, Saung Angklung, Angklung  MP3 (nada), Gambar Angklung, Angklung Preman Pensiun, Pengertian Angklung, Angklung wisata.

Hai gengzzz kali ini ogut akan bahas tentang alat musik tradisional yang mungking sudah banyak dilupakan *efek sedih. Langsung aja nih gengz.
Angklung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang sudah terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak bulan November 2010. Tidak hanya tercatatat oleh UNESCO, upaya pelestarian dan memperkenal angklung sebagai warisan Indonesia dilakukan dengan cara memainkan angklung secara bersama-sama dan mencatatkan sebagai rekor dunia. Diantaranya adalah pada tahun 2008 dengan pemecahan rekor pemain angklung sebanyak 11 ribu orang di Jakarta dan 5 ribu orang di Washington DC.
Kemudian pada tanggal 24 April 2015 lalu, tepatnya pada saat pe
angklung, sejarah angklung, angklung udjo
ringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Jakarta - Bandung, sebanyak 20.704 orang bersama - sama memainkan angklung bertempat di Stadion Siliwangi Bandung. Aksi pemecahan rekor dunia dengan tajuk 'Harmony Angklung For The World' yang dilakukan oleh 20.704  orang tersebut diantaranya memainkan lagu-lagu seperti 'Halo-Halo Bandung', 'I Will Survive' dan 'We Are The World'.
Yang tak kalah menarik dari pemecahan rekor ini adalah, dari total 20.704 orang pemain angklung, sebanyak 4.117 orang adalah anak berkebutuhan khusus (ABK) yang berasal dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Jawa Barat yang terdiri dari siswa disabilitas tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa dan autis yang didampingi oleh 1.000 orang guru pembimbing.
Keren gatuh faktanya baru segitu aja saya keluarin nih guys pastinya masih banyak lagi yang kita semua belum tahu tentang salahsatu alat musik minoritas pecintanya dikalangan muda.
Sejarah dan Asal usul Angklung
Belum ada petunjuk pasti sejak kapan alat musik angklung ini ada, atau sejak kapan angklung dipergunakan oleh masyarakat Jawa Barat. Catatan mengenai alat musik angklung ini baru muncul sekitar abad ke 12 sampai 16, merujuk pada adanya kerajaan Sunda.
Keberadaan angklung berkaitan dengan masyarakat kerjaan Sunda yang agraris dengan sumber kehidupan dari tanaman padi (pare).
Saung Angklung Udjo

Hal ini dapat dilihat dari kebiasaan (adat) masyarakat Baduy yang dipercaya sebagai sisa-sisa kerajaan Sunda, dimana angklung dipergunakan sebagai ritual dalam melakukan penanaman padi. Angklung dibuat dan diciptakan untuk memikat Dewi Sri/Sri Pohaci (Lambang dewi padi) untuk turun kebumi agar tanaman padi rakyat bisa tumbuh subur.
Selain masyarakat Baduy di Banten, permainan angklung gubrag di Jasinga - Bogor, Jawa Barat adalah salah satu yang masih hidup sejak lebih dari 400 tahun lampau. Kemunculannya juga berawal dari ritus padi.

Pada tahun 1862, Jonathan Rigg menuliskan buku "Dictionary of the Sunda Language" yang diterbitkan di Batavia, menuliskan bahwa angklungadalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi.
Dalam perjalanan waktu, alat musik tradisional anglung berkembang dan menyebar keseluruh pelosok nusantara. 
Okay gengz ogut akan bahas khusus tentang “Angklung  Udjo” yang berada di Bandung, tapi ogut mau omongin tentang wisata angklung. Coba deh kalau kalian ada waktu main ke tempat ini dijamin seru ogut aja ketagihan. Disini kita banyak dapat pealajaran tentunya nilai yang bermakna jangan pergi mall, dugem terus hahaha uang untuk membeli tiketnya ga terlalu mahal ko dijamin gaakan menyesal dah. Sok iyeh ya ogut hehehe.
Nih Saung Angklung Udjo adalah pusat pelestarian dan pertunjukan kebudayaan tradisional yang ada di Bandung. Bagi orang tua yang udah sepuh alias manula dapat merasakaan baper(bawa perasaan) kaya anak jaman sekarang nih wkwk mengenang masa lalu bermain angklung di tempat ini sama ex-titiktitik, keluarga tercinta eaaa, sedangkan bagi anak-anaknya, mereka dapat belajar mengenal kebudayaan Indonesia yang sudah jarang ditemui di kota-kota besar alias kota polusi*sedih.
Selain kunjungan wisata seni dan budaya, Saung Angklung Udjo juga sering kali mendapat kunjungan dari rombongan sekolah yang ingin mempelajari kebudayaan tradisional langsung di tempatnya. Saung Angklung Udjo juga menarik perhatian dunia internasional sehingga banyak wisatawan asing yang datang berkunjung untuk menikmati suara angklung yang indah dan menenangkan hati.



Saung Angklung Udjo
Pertunjukan seni ditampilkan setiap hari, dari jam 15.30 sampai dengan jam 17.30. Pertunjukan tersebut tidak hanya diisi dengan permainan Angklung saja, tetapi juga diisi dengan tarian tradisional dan wayang golek. Pertunjukkan kesenian tidak terbatas hanya di lokasi Saung Angklung Udjo, melainkan juga dapat tampil dengan undangan di berbagai tempat. Selain itu Saung Angklung Udjo juga menjual berbagai alat musik bambu tradisional seperti angklung, calung, arumba, dan lain-lain).
Angklung Wisata, Angklung Bandung, Angklung nada
Angklung wisata, Angklung Bandung, Angklung Nada
Pertunjukan yang dapat Anda saksikan di Saung Angklung Udjo yaitu:

1.    Demonstrasi wayang golek

Pementasan sandiwara boneka kayu khas Sunda yang mirip badan manusia lengkap dengan kostumnya. Setiap pementasan wayang golek selalu ada pesan moralnya.

2.                  Helaran


Helaran biasanya dimainkan untuk upacara tradisional khitanan dan upacara panen padi. Karena bertujuan untuk menghibur dan bersyukur pada Tuhan, musiknya bersifat semangat dan riang. Angklung yang dipakai untuk Helaran adalah angklung yang bernada pentatonis.
3.      Topeng_Kandaga_Saung_Angklung_Udjo.JPGTari Topeng

Tarian khas Cirebon yang ditarikan oleh perempuan. Pertama mereka akan menari tanpa menggunakan topeng. Ceritanya pembawa berita dari Majapahit sedang menyelidiki keadaan Kerajaan Blambangan. Kemudian mereka mulai menari memakai topeng dengan cerita si pembawa berita menyamar menjadi seorang pria yang gagah untuk melawan Prabu Menakjingga. Topeng berwarna merah melambangkan karakter yang tempramental.

4.      Angklung Orkestra

Angklung tidak hanya dipakai untuk mengiringi lagu Sunda saja. Di angklung orkestra ini, akan dimainkan berbagai jenis lagu, mulai dari balonku, twinkle-twinkle little star, sampai dengan lagu-lagu dangdut dan lagu daerah Indonesia.


5.      Bermain angklung bersama


Penonton juga diberi kesempatan untuk bermain angklung. Anak-anak bimbingan Saung Angklung Udjo akan meminjamkan angklung dengan berbagai nomor. Dengan bimbingan dan instruksi dari Saung Angklung Udjo, dalam waktu yang amat singkat, penonton dapat memainkan beberapa lagu dengan angklung tersebut.

6. Menari bersama

Di akhir acara, anak-anak yang bergabung dengan Saung Angklung Udjo akan mengajak penonton untuk menari dan bernyanyi bersama.
permainan-anak-saung-mang-udjo.jpg








1 komentar: